August 25, 2017

Mari Berqurban di Panti Asuhan Nurul Ihsan

Hewan Qurban

Qurban merupakan salah satu amal salih yang disukai oleh Allah SWT. Kata qurban sendiri berasal dari Bahasa Arab qarraba/yuqarribu/qurbanaan, yang artinya dekat atau mendekatkan diri. Sedangkan secara istilah, maksud dari qurban adalah menyembelih binatang ternak sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Disyariatkannya qurban adalah sebagai simbol pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT serta rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh-Nya. Selain itu, meyembelih binatang ternak juga dapat menjadi sarana untuk memperluas hubungan baik dengan tetangga, kerabat, serta saudara sesame muslim lainnya.

Mulianya ibadah qurban telah diceritakan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA berikut ini, yang artinya:

“Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari menyembelih hewan kurban. Sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah (sebagai qurban) di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.(HR. Ibn Majah dan Tirmidzi)

Dalam rangka membantu dan memudahkan umat muslim untuk melaksanakan ibadah qurban, Panti Asuhan LKSA Nurul Ihsan memiliki program qurban dan aqiqah murah yang menedepankan pelayanan kepada konsumen.

Melalui program qurban dan aqiqah murah ini, kami berperan sebagai pihak yang mengelola dan menyalurkan hewan qurban untuk dibagikan ke anak-anak yang ada di panti asuhan kami. Jika telah memenuhi kuota, maka hewan qurban tersebut akan kami salurkan ke beberapa daerah seperti Cianjur Selatan, Garut Selatan, serta Kota Bandung.

Program yang kami kelola ini insyaallah amanah, karena sudah mempunyai legalitas dari pemerintah. Kami juga telah bekerja sama dengan penjual hewan yang ada di Kota Bandung, sehingga para donatur bisa membeli hewan qurban atau aqiqah murah yang berkualitas dan sesuai syariat melalui panti asuhan kami. Berikut adalah daftar harga hewan qurban di Panti Asuhan LKSA Nurul Ihsan:

Kelas Harga (Rp)
A (± 20Kg) 1.900.000
B (± 25 Kg) 2.100.000
C (±30 Kg) 2.300.000
D (± 35 Kg) 3.350.000
Super (± 40 Kg) 3.800.000
Istimewa (±50 Kg) 4.500.000,-

Harga tersebut sudah termasuk biaya pengiriman dari pasar hewan, penyembelihan dan pemeliharaan. Untuk info selengkapnya, silahkan menghubungi telepon (022) 6010939 atau nomor kontak WA/Hp 081320053000.

Kriteria Hewan Qurban yang Sesuai dengan Syariat

Hewan Qurban

Hewan Qurban

Dalam melaksanakan qurban, ada beberapa kriteria hewan qurban yang disyariatkan oleh agama Islam. Agar qurban kita sah dan diterima oleh Allah SWT, berikut adalah kriteria hewan qurban yang penting untuk diperhatikan.

  1. Dimiliki dengan cara yang halal

Kriteria pertama hewan qurban yang sesuai dengan syariat adalah dimiliki dengan cara yang halal, tidak dari mencuri, merampas, dimiliki dengan akad jual beli yang haram, atau dibeli dengan uang yang haram. Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:

“Sesungguhnya Allah itu Maha Baik, dan tidak menerima kecuali yang baik… (HR. Muslim)

  1. Berupa binatang ternak (bahimatul an’am)

Hewan yang diperbolehkan untuk qurban adalah jenis binatang ternak atau bahimatul an’am. Hewan yang termasuk dalam jenis tersebut adalah sapi, unta, kambing, serta domba. Allah berfirman dalam surat Al-Hajj ayat 34, yang artinya:

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka (QS. Al-Hajj: 34)

  1. Memiliki usia minimal yang telah ditetapkan

Usia hewan ternak juga menjadi salah satu kriteria sahnya qurban. Berikut adalah usia minimal hewan ternak yang sudah sah dijadikan hewan qurban:

  • Unta: genap 5 tahun, masuk tahun keenam
  • Sapi: genap 2 tahun, masuk tahun ketiga
  • Kambing: genap 1 tahun, masuk tahun kedua
  • Domba: genap 6 bulan, masuk tahun ketujuh
  1. Kondisi hewan sehat dan tidak cacat

Kriteria hewan qurban berikutnya yang sesuai dengan syariat adalah memiliki kondisi yang sehat dan tidak cacat. Cacat yang menyebabkan hewan ternah tidak sah menjadi hewan qurban ada 4, di antaranya adalah buta dan sudah diketahui dengan jelas kebutaannya, sakit dan sudah diketahui dengan jelas bahwa hewan itu sakit, pincang dan sudah diketahui dengan jelas bahwa hewan itu pincang, serta kurus sampai-sampai tidak memiliki sumsum tulang.

Dari Al Barra’ bin Azib RA, Nabi Muhammad SAW bersabda sambil berisyarat dengan membuka 4 jari tanggannya: “Ada empat cacat yang tidak boleh dalam hewan qurban: buta sebelah matanya dan jelas butanya, sakit dan jelas sakitnya, pincang dan jelas pincangnya, dan sangat kurus sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.” Al Barra’ mengatakan, “Apapun ciri binatang yang tidak kamu sukai maka tinggalkanlah dan jangan haramkan untuk orang lain. (HR. An-Nasa’i, Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani)

  1. Jika pengadaan hewan qurban dengan patungan, maka peserta patungan tidak boleh melebihi batas maksimal

Qurban bisa dilaksanakan secara individu ataupun berkelompok. Jika pengadaaan qurban dilaksanakan dengan cara patungan, maka peserta patungan tidak boleh melebihi batas maksimal yang disyariatkan. Untuk unta, maka maksimal jumlah peserta yang diperbolehkan adalah 10 orang, untuk qurban sapi maksimal 7 orang, dan untuk qurban kambing hanya diperbolehkan untuk satu orang (tidak boleh rombongan atau patungan).

Selain kelima kriteria yang sudah disebutkan di atas, ada juga kriteria sunah hewan qurban yang disukai oleh Rasulullah Muhammad SAW. Kriteria hewan qurban tersebut adalah domba jantan bertanduk dan memiliki warna putih bercampur hitam di sekitar mata dan keempat kakinya. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Muslim berikut ini, yang artinya:

Dari Aisyah RA, Nabi Muhammad SAW meminta domba bertanduk, menginjak sesuatu yang hitam, duduk di atas yang hitam, dan melihat dengan sesuatu yang hitam. Kemudian beliau diberi hewan dengan ciri tersebut dan beliau gunakan untuk berqurban” (HR. Muslim)

Bookmark and Share
wheels happy
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *